Flash News
   
Ukuran Huruf
Bookmark and Share

Berita

Para Gubernur 'Kampiun' Program PPSP akan Hadir di Jawa Barat

Tuesday, 24 March 2015 02:39

BANDUNG - Provinsi Jawa Barat siap menjadi tuan rumah pelaksanaan Advocacy and Horizontal Learning (AHL) yang akan diselenggarakan bersama Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) pada 25 Maret yang akan datang, didukung oleh Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), PMU dan PIU Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP), serta Urban Sanitation Development Program (USDP).
AHL kali ini mengusung tema, 'Sanitasi Layak sebagai Upaya Preventif Kesehatan Menuju Universal Sanitation Access bagi Indonesia 2020'. AHL adalah salah satu kegiatan advokasi rutin yang dilakukan AKKOPSI kepada para kepala daerah sekaligus menjadi forum berbagi pengalaman dan pengetahuan antar para pelaku kunci agar dapat saling menginspirasi. AHL kali ini juga dimaksudkan untuk memantau penguatan 348 Bupati/Walikota anggota AKKOPSI dalam merealisasikan komitmen alokasi minimal 2% anggaran belanja langsung daerah untuk sektor sanitasi.
Kegiatan ini rencananya akan dibuka oleh Menteri Kesehatan RI, Nila Djuwita F. Moeloek serta menghadirkan 10 Gubernur 'Kampiun' Program PPSP bersama Ketua Pokja Provinsi atau SKPD terkait, 70 Bupati/Walikota yang telah melakukan pemutakhiran SSK/MPS sesuai target 2020, PMU dan PIU Program PPSP serta Kementerian/Badan terkait, dan Sanitation Partnership Group.
Saat ditemui oleh Pengurus AKKOPSI pada 12 Maret yang lalu di ruang kerjanya, Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan, telah menyanggupi kesiapan Provinsi Jawa Barat untuk menjadi tuan rumah bagi penyelenggaraan AHL. Gubernur yang akrab disapa Aher ini juga menyatakan kesiapannya untuk berbagi tentang Advokasi Alokasi Anggaran Sanitasi Provinsi Jawa Barat dalam Panel Diskusi. Provinsi Jawa Barat dianggap cukup berani mengalokasikan anggaran sanitasi yang cukup besar dalam APBD Provinsi tahun 2015. Selain Aher, Gubernur Jawa Timur, Pakde Karwo, juga akan berbagi tentang Mekanisme Pengalokasian Anggaran ke Kabupaten/Kota. (USDP/SL)
BANDUNG - Provinsi Jawa Barat siap menjadi tuan rumah pelaksanaan Advocacy and Horizontal Learning (AHL) yang akan diselenggarakan bersama Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) pada 25 Maret yang akan datang, didukung oleh Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), PMU dan PIU Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP), serta Urban Sanitation Development Program (USDP).

AHL kali ini mengusung tema, 'Sanitasi Layak sebagai Upaya Preventif Kesehatan Menuju Universal Sanitation Access bagi Indonesia 2020'. AHL adalah salah satu kegiatan advokasi rutin yang dilakukan AKKOPSI kepada para kepala daerah sekaligus menjadi forum berbagi pengalaman dan pengetahuan antar para pelaku kunci agar dapat saling menginspirasi. AHL kali ini juga dimaksudkan untuk memantau penguatan 348 Bupati/Walikota anggota AKKOPSI dalam merealisasikan komitmen alokasi minimal 2% anggaran belanja langsung daerah untuk sektor sanitasi.

Kegiatan ini rencananya akan dibuka oleh Menteri Kesehatan RI, Nila Djuwita F. Moeloek serta menghadirkan 10 Gubernur 'Kampiun' Program PPSP bersama Ketua Pokja Provinsi atau SKPD terkait, 70 Bupati/Walikota yang telah melakukan pemutakhiran SSK/MPS sesuai target 2020, PMU dan PIU Program PPSP serta Kementerian/Badan terkait, dan Sanitation Partnership Group.

Saat ditemui oleh Pengurus AKKOPSI pada 12 Maret yang lalu di ruang kerjanya, Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan, telah menyanggupi kesiapan Provinsi Jawa Barat untuk menjadi tuan rumah bagi penyelenggaraan AHL. Gubernur yang akrab disapa Aher ini juga menyatakan kesiapannya untuk berbagi tentang Advokasi Alokasi Anggaran Sanitasi Provinsi Jawa Barat dalam Panel Diskusi. Provinsi Jawa Barat dianggap cukup berani mengalokasikan anggaran sanitasi yang cukup besar dalam APBD Provinsi tahun 2015. Selain Aher, Gubernur Jawa Timur, Pakde Karwo, juga akan berbagi tentang Mekanisme Pengalokasian Anggaran ke Kabupaten/Kota. (USDP/AR/SL)
 

Page 9 of 352