Written by Syofiardi Bachyul Monday, 24 August 2009 00:00
Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi memberikan apresiasi terhadap langkah maju Kota Payakumbuh dalam program sanitasi. “Kota Payakumbuh sangat pantas diberi apresiasi karena perhatian pemerintah kotanya dan DPRD-nya yang sangat besar dalam memenuhi kebutuhan sanitasi masyarakat, air bersih, limbah, pupuk organik yang dilakukan dengan sungguh-sungguh,” kata Gamawan ketika diminta komentarnya.
Sanitasi, kata Gamawan, terlihat sederhana, namun sangat penting karena terkait dengan banyak hal. Di antaranya penyakit menular yang berujung pada derajat kesehatan masyarakat dan tingkat harapan hidup masyarakat.
“Bahkan sampah sebagai sesuatu yang tidak beguna di Kota Payakubuh disulap menjadi sesuatu yang berguna dan bermanfaat, bahkan kini masyarakat Payakumbuh merasa beruntung memiliki sampah,” ujarnya.
Gamawan sangat memuji langkah Kota Payakumbuh dalam pelayanan air bersih kepada warganya. Di banding Bukittinggi dan Solok, kata Gamawan, Payakumbuh termasuk beruntung memiliki sumber air bersih yang banyak dan memadai.
“Namun tekad Pemko Payakumbuh menuntaskan pelayanan air bersih seratus persen pada 2012 sungguh luar biasa, saya sudah merekomendasikan kepada Dirjen Cipta Karya agar terus membantu Payakumbuh untuk menuntaskan programnya,” katanya.
Gubernur berharap semua kota, bahkan kabupaten di Sumatera Barat mengikuti langkah Kota Payakumbuh memperioritaskan pembangunan sanitasi. Ia mengaku sudah menyampaikan pesan tersebut dalam pertemuan dengan bupati dan wali kota se Sumatera Barat di Payakumbuh.
Mencontoh sukses Payakumbuh, Gamawan menyarankan nagari-nagari yang terletak cukup berjauhan yang terletak kabupaten di Sumatera Barat tapi kesulitan mendapatkan air bersih menggunakan sistem cluster satu komunitas. Nagari tersebut membuat instalasi air sendiri dengan mencari potensi-potensi sumber air.
“Hal seperti itu sangat memungkinkan daripada membuat pipa panjang dari nagari lain, demikian juga untuk kebutuan listrik, sistem cluster ini perlu dipikirkan juga untuk kebutuhan sumber energi listrik, misalnya dengan mikro hydro,” katanya. (syofiardi bachyul jb)