Flash News
   
Ukuran Huruf
Bookmark and Share

Kick off Meeting PPSP 2013: Pembangunan Infrastruktur Sanitasi Akan Ditambah

kick_off_meting_ppsp2013Kabar gembira bagi kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Pemerintah merencanakan akan menambah pembangunan infrastruktur sanitasi.

“Pada tahun ini kami berencana membangun infrastruktur air limbah sistem terpusat di 13 kota, infrastruktur air limbah sistem setempat di 460 kawasan, infrastruktur drainase di 58 kabupaten/kota dan infrastruktur TPA di 71 kabupaten/kota,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PU, Dadan Krisnandar dalam sosialisasi nasional/kick off meeting PPSP, di Jakarta (22/1/2013).

Pembangunan infrastruktur ini merupakan upaya untuk memaksimalkan program PPSP pada 2013. Selama ini beberapa kabupaten/kota telah menyusun Buku Putih Sanitasi, Strategi Sanitasi Kab/Kota (SSK), dan Memorandum Program Sektor Sanitasi (MPSS).

Meski begitu, kata Dadan, masih banyak pemerintah kabupaten/kota yang belum memiliki dokumen perencanaan sanitasi yang baik.  Padahal, perencanaan sanitasi baik sangat diperlukan untuk pembangunan sanitasi di daerah.

Acara yang berlangsung di Aula Gedung Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) dan Tata Ruang Kementerian Pekerjaan Umum ini dihadiri oleh perwakilan dari  32 provinsi yang ada di seluruh Indonesia.  Selain bertujuan menjadi titik awal pelaksanaan PPSP pada 2013 di daerah, acara ini juga dimaksud untuk mempercepat perbaikan kondisi sanitasi di Indonesia.

Tahun 2013 ini telah ditetapkan 126 kabupaten/kota baru yang menjadi peserta program PPSP  yang tersebar di 32 Provinsi di seluruh Indonesia. Selain itu ada 108 kabupaten/kota yang melanjutkan tahap penyusunan dokumen MPSS.

Melalui acara ini diharapkan Pokja AMPL/Sanitasi provinsi maupun Pokja AMPL/Sanitasi kabupaten/kota dapat segera melakukan kick off meeting di wilayahnya masing-masing dengan jadwal yang sudah ditentukan yaitu pada Maret 2013 mendatang.

Selanjutnya, Pokja AMPL/Sanitasi diharapkan dapat menyesuaikan sebagaimana ketentuan dalam SE Mendagri nomor 660/4919/SJ tentang: Pedoman Pengelolaan Program PPSP di Daerah. Serta, menyosialisasikan SE tersebut kepada Pokja Sanitasi kabupaten/kota di wilayahnya.

Pemerintah pusat menekankan agar Pokja AMPL/Sanitasi Provinsi turut berpartisipasi aktif memantau penyelesaian penyusunan dokumen Buku Putih Sanitasi pada Juli 2013, Strategi Sanitasi kabupaten/kota di Nopember 2013, dan Memorandum Program Sektor Sanitasi pada Agustus 2013 oleh kabupaten/kota peserta PPSP.

Menggapai Target

Akses sanitasi aman di Indonesia masih belum memadai. Data menunjukkan akses masyarakat terhadap sanitasi layak baru mencapai 55,54 persen pada 2010. Padahal, pada 2015, pemerintah telah menetapkan target dan sasaran MDG’s bidang sanitasi sebesar 62,41 persen. Ini berarti Indonesia masih harus menambah akses sanitasi layak sebesar 7,1 persen atau rata-rata sebesar 2,3 persen per tahun.

Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kondisi sanitasi di Indonesia sekaligus untuk percepatan pencapaian target MDG’s. Program ini dimulai tahun 2009 dengan target 330 kabupaten/kota rawan sanitasi. [] MJ