Flash News
   
Ukuran Huruf
Bookmark and Share

Berita

Catatan Akhir Tahun 2013: Gelora Sanitasi di Daerah

News image

Tahun 2013 menjadi tahun penting pembangunan sanitasi di Indonesia. Inilah tahun keempat pelaksanaan program nasional Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP). Pelan tapi pasti program ini menjangkau lebih dari 60 persen ...

Asosiasi Toilet Indonesia: Toilet Bukan Pilihan Tapi Kebutuhan

News image

Pergi ke toilet bukanlah pilihan, tapi kebutuhan. Maka, toilet harus memenuhi persyaratan sehingga menjadi tempat yang nyaman dan sehat bagi masyarakat. Demikian disampaikan Ketua Umum Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) Naning ...

animasi

Pelatihan Studi EHRA

Sebagai rangkaian penyusunan Buku Putih bagi kabupaten/kota peserta program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) 2010, Tim Teknis Pembangunan Sanitasi/TTPS menggelar Pelatihan Studi EHRA (Environmental Health Risk Assessment) di Jakarta.

Pelatihan berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama pada 11-12 Mei 2010 diikuti oleh utusan dari 22 pokja kabupaten/kota, delapan pokja provinsi, dan tujuh fasilitator provinsi. Tahap kedua pada 18-19 Mei diikuti utusan dari 19 kabupaten/kota, enam provinsi, dan lima fasilitator provinsi.

Selama dua hari peserta pelatihan memperoleh materi EHRA secara lengkap mulai dari kedudukan EHRA dalam Buku Putih Sanitasi, apa itu EHRA, metodologi EHRA, pembahasan kuisioner, entry data dan simulasinya, analisa dan pelaporan,  pengorganisasian studi EHRA serta penyajian EHRA dalam Buku Putih Sanitasi.

EHRA adalah sebuah survei partisipatif di tingkat kota yang bertujuan untuk mengetahui kondisi sarana dan prasarana sanitasi, kesehatan/higinitas, serta perilaku masyarakat yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan program sanitasi dan advokasi di tingkat kota hingga kelurahan.

Studi ini untuk melengkapi/menyempurnakan data primer tentang sanitasi dan higinitas di tingkat kelurahan yang dianggap tidak memadai. Tujuannya mendapatkan gambaran jelas tentang sarana dan prasarana sanitasi dan perilaku masyarakat yang berisiko terhadap kesehatan tingkat kota berdasarkan data primer.

Studi EHRA di antaranya untuk mengetahui:

1. Sumber air (minum, cuci, mandi, kelangkaan air)

2. Perilaku cuci tangan pakai sabun

3. Pembuangan sampah (cara utama, frekuensi pengangkutan, pemilahan)

4. Jamban dan perilaku buang air besar (BAB); Pembuangan kotoran anak

5. Kondisi jalan dan drainase serta pengalaman banjir

Metode EHRA mencakup kegiatan seperti: pengumpulan data, sampling, dan analisis. Data dikumpulkan dengan wawancara dan pengamatan/observasi. Sedangkan respondennya adalah ibu (perempuan menikah atau janda) berusia antara 18 – 60 tahun. Pemilihan ibu berdasarkan urutan/tabel prioritas sebagai berikut: (1) kepala rumah tangga (orang tua tunggal/janda); (2) istri kepala rumah tangga, (3) anak rumah tangga, dan (4) adik/kakak kepala rumah tangga.

Di tingkat kota/kabupaten, data primer yang dikumpulkan riset EHRA dimanfaatkan sebagai salah satu bahan penyusunan Buku Putih Sanitasi Kota. Selain untuk merencanakan program pengembangan sanitasi di kota, data EHRA pun dimanfaatkan sebagai tolak ukur  keberhasilan program sanitasi di tingkat kota.

Kliping Sanitasi

Mulai Januari 2014, Buang Sampah Sembarangan Didenda Rp2,5 Juta

Perda pengelolaan sampah yang sudah disahkan DPRD Kota Batam akan mulai efektif diberlakukan Januari 2014 ...

Sumbar Berpotensi Dirikan Industri Biogas dari Sampah Kota

Sumatera Barat memiliki potensi untuk mendirikan industri biogas dengan memanfaatkan sampah kota. Pasalnya, sampah kota ...

Kota Bandung Sulit Dapatkan Pembuangan Sampah

Karena kesulitan mendapatkan Tempat Pembuangan Sementara (TPS), Direktur Perusahaan Daerah (PD) Kebersihan Cece Iskandar, mengatakan ...

Bersihkan Ibukota, Pemprov DKI Operasikan 92 Angkutan Sampah Baru

Sampah merupakan salah satu persoalan utama Ibukota. Sampah juga menjadi penyebab tidak terselesaikannya masalah banjir. Namun, ...

Program Sampah Ditukar Beras Mulai Disoal

Program Wali Kota terpilih Makassar, Danny Pomanto-Samsu Rizal (DIA), yaitu sampah ditukar beras tahun depan ...

12 Persen Masyarakat Bali Tak Terakses Jamban Sehat

Pemandangan orang yang mencuci pakaian, mandi, dan buang hajat di sepanjang aliran sungai, tidak hanyua ...

More in: Kliping

-
+
1

Cerita Dari Lapangan

Buang Sampah, Warga Dapat Uang

Di Indonesia, penanganan sampah sebenarnya sudah diatur melalui UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, yang merupakan kewajiban bersama ...

Bendung Kematian Ibu-Bayi Dengan Arisan Jamban

Di pelosok Desa Ketro Kebonagung Kabupaten Pacitan seorang bidan mengubah pola hidup warga setempat. Bidan Sri Haryati membuat arisan jamban ...

Kiat Singapura Mengubah Air Limbah Jadi Harta Berharga

Air limbah rumah tangga yang kita buang ke got, rupanya harta karun bagi Singapura. Kepada air bekas mandi dan mencuci ...

Foto Dipajang, Cara DKI Jerakan Pembuang Sampah di Kali

Tidak mudah melarang warga DKI dan sekitarnya untuk tidak membuang sampah di kali. Meskipun Jakarta sudah menjadi langganan banjir setiap ...

Menengok Program MSMHP di Yogyakarta

Salah satu kota yang memiliki sewerage cukup besar dan tergolong ‘baru’ adalah Yogyakarta. Di kota ini JICA membangun Instalasi Pengolahan ...

Swedia Tertarik Konsep Bank Sampah di Godean

Bank Sampah 'Griya Sapu Lidi' di Perum Gumuk Indah, Sidoarum, Godean dikunjungi dua perwakilan dari negara Swedia, yakni Linda Eliasson ...

More in: Cerita dari Lapangan