Opsi Teknologi: Air Limbah

Siswa tengah membersihkan toilet sekolah di SMP Negeri Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat. Lima pilar STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) diterapkan dengan baik di sekolah ini.

Sistem pengelolaan air limbah antara lain diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 16/2005 tentang Pengembangan Sistem Perencanaan Air Minum. Dengan mengacu berbagai referensi lain, sistem pengelolaan air limbah dapat dikelompokkan sebagai berikut:

  • Sistem setempat, air limbah (black dan grey water) langsung diolah setempat.
  • Sistem terpusat, di mana air limbah dialirkan melalui perpipaan ke instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
  • Hibrida, merupakan modifikasi dari kedua sistem yang ada.

Sedangkan opsi teknologi pengelolaan air limbah,di antaranya:

PENGHUBUNG PENGGUNA (User Interface)

1.1.1 WC SENTOR JONGKOK

WC sentor jongkok adalah seperti WC sentor pada umumnya, kecuali bahwa air penggelontornya disediakan di bak air atau di tong plastik. Biasanya dibuat dari porselin dan diproduksi massal (buatan pabrik).

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (++)
Lingkungan : (++)
Kota : (o)

Tingkat Pengelola
Individual : (++)
Komunal : (++)
Publik : (++)

1.1.2 WC SENTOR DUDUK

WC sentor duduk biasanya dibuat dari porselin dan diproduksi massal (buatan pabrik). WC sentor duduk terdiri atas tangki air yang menyediakan air untuk penggelontor dan mangkuk penerima tinja.

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (++)
Lingkungan : (++)
Kota : (o)

Tingkat Pengelola
Individual : (++)
Komunal : (++)
Publik : (++)

1.1.3 BAK PERANGKAP LEMAK

Bak perangkap lemak adalah bak kontrol yang dibangun dari pasangan batu bata kedap air. Dilengkapi pipa masuk (inlet) dan keluar (outlet) yang pipanya diberi lubang-lubang, berfungsi memisahkan lemak dan sampah dari grey water.

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (++)
Lingkungan : (++)
Kota : (o)

Tingkat Pengelola
Individual : (++)
Komunal : (++)
Publik : (++)

 

PENAMPUNGAN, PENGALIRAN DAN PENGELOLAAN SISTEM SETEMPAT

1.2.1 MCK UMUM

MCK (Mandi Cuci Kakus) adalah bangunan sanitasi yang ditujukan untuk umum. Pengelolaan MCK ditangani oleh masyarakat sendiri, yang dapat melayani 20 – 200 Rumah Tangga. Biaya operasinya didapat dari pemungutan iuran pemakaian MCK yang ditetapkan atas kesepakatan bersama.

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (o)
Lingkungan : (++)
Kota : (o)

Tingkat Pengelola
Individual : (o)
Komunal : (++)
Publik : (+)

1.2.2 TANGKI SEPTIK

Tangki Septik adalah bak kedap air yang terbuat dari beton, fibreglass, PVC atau plastik, untuk penampungan dan pengolahan black water dan grey water. Merupakan tangki pengendapan dan proses anaerobik untuk mengurangi padatan dan material organik.

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (++)
Lingkungan : (+)
Kota : (o)

Tingkat Pengelola
Individual : (++)
Komunal : (+)
Publik : (o)

1.2.3 FILTER ANAEROBIK (BIO-FILTER)

Filter Anaerobik adalah bak kedap air yang terbuat dari beton, fibreglass, PVC atau plastik, untuk penampungan dan pengolahan black water dan grey water. Ini adalah tangki pengendapan, dan proses anaerobik membantu mengurangi padatan serta material organik. Tetapi pengolahannya hanya moderat.

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (++)
Lingkungan : (+)
Kota : (o)

Tingkat Pengelola
Individual : (++)
Komunal : (+)
Publik : (o)

1.2.4 ANAEROBIC BAFFLED REACTOR

Anaerobic Baffled Reactor adalah teknologi tangki septik yang lebih maju. Deretan dinding penyekatnya memaksa air limbah mengalir melewatinya. Pengolahan jadi lebih baik karena adanya peningkatan waktu kontak dengan biomassa aktif.

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (o)
Lingkungan : (++)
Kota : (o)

Tingkat Pengelola
Individual : (o)
Komunal : (++)
Publik : (++)

1.2.5 CONSTRUCTED WETLAND

Constructed Wetland (aliran horizontal di bawah permukaan) adalah saluran yang diisi pasir dan kerikil, yang ditanami vegetasi air. Air limbah mengalir horizontal melalui saluran berisi material penyaring yang berfungsi menguraikan zat organik.

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (+)
Lingkungan : (++)
Kota : (o)

Tingkat Pengelola
Individual : (+)
Komunal : (++)
Publik : (++)

1.2.6 BIDANG RESAPAN

Bidang resapan adalah jaringan pipa berlubang yang diletakkan di dalam parit bawah tanah berisi kerikil. Fungsinya untuk membuang air limbah yang keluar dari sistem on-site atau pengolahan off-site (terpusat).

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (+)
Lingkungan : (++)
Kota : (o)

Tingkat Pengelola
Individual : (+)
Komunal : (++)
Publik : (++)

1.2.7 SUMUR RESAPAN

Sumur resapan adalah bak tertutup dengan dinding porus, yang memungkinkan air merembes ke dalam tanah. Efluen dari pengolahan semi atau sentralisasi dialirkan ke bak di bawah tanah, yang kemudian merembes ke dalam tanah di sekitarnya.

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (++)
Lingkungan : (o)
Kota : (o)

Tingkat Pengelola
Individual : (++)
Komunal : (o)
Publik : (o)

1.2.8 TRUK PENYEDOT TINJA

1.2.8Truk Penyedot tinja mengacu pada vacuum truck atau kendaraan lain, yang dilengkapi pompa dan tangki untuk menguras dan mengangkut lumpur tinja, lumpur tangki septik dan urine. Tenaga manusia diperlukan untuk mengoperasikan pompa dan menggerakkan selang hisap.

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (++)
Lingkungan : (++)
Kota : (++)

Tingkat Pengelola
Individual : (o)
Komunal : (+)
Publik : (++)

1.2.9 ANAEROBIC BIOGAS REACTOR

1.2.9Anaerobic Biogas Reactor (ABR) adalah teknologi pengolahan anaerobik yang menghasilkan: (a) lumpur tercerna yang dipakai untuk perbaikan tanah, dan (b) biogas yang dipakai untuk energi. Biogas adalah campuran metana, karbon dioksida dan gas ikutan lainnya, yang dengan mudah dapat diubah menjadi
energi listrik, penerangan dan panas.

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (+)
Lingkungan : (++)
Kota : (o)

Tingkat Pengelola
Individual : (+)
Komunal : (++)
Publik : (++)

1.2.10 INSTALASI PENGOLAHAN LUMPUR TINJA (IPLT)

IPAL yang efektif dan efisien itu dapat dilakukan dengan menggabungkan
berbagai sistem pengolahan air limbah. Gabungan atau kombinasi dari beberapa sistem menjadikannya tepat guna untuk
kota kecil hingga kota sedang di Indonesia, sebagaimana dipaparkan berikut:

1. Sistem kolam (kolam anaerobik, fakultatif, dan kolam maturasi yang dipasang secara seri)
2. Pengolahan pendahuluan + filter anaerobik (seperti sistem dewat)
3. Pengolahan pendahuluan + trickling filters
4. Pengolahan pendahuluan + RBC
5. Sistem lumpur aktif
6. UASB + sistem kolam
7. UASB + trickling filters
8. UASB + lumpur aktif

 

PENAMPUNGAN DAN PENGALIRAN SISTEM TERPUSAT

1.3.1 TANGKI INTERSEPTOR

1.3.1Tangki Interseptor adalah Bak Kontrol yang dibangun dari beton, atau pasangan batu bata kedap air. Fungsinya untuk memisahkan padatan lumpur tinja dan sampah, supaya tidak masuk ke saluran perpipaan air limbah sistim komunal atau terpusat.

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (++)
Lingkungan : (++)
Kota : (o)

Tingkat Pengelola
Individual : (++)
Komunal : (++)
Publik : (++)

1.3.2 SALURAN LIMBAH BEBAS ZAT PADAT (SMALL BORE)

1.3.2Saluran limbah bebas zat padat (small-bore) adalah sebuah jaringan perpipaan air limbah. Fungsinya menyalurkan air limbah yang sudah dipisahkan zat padatnya, atau dari pengolahan pendahuluan (efluen dari tangki septik) ke fasilitas pengolahan berikutnya, bisa juga ke tempat pembuangan tertentu.

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (o)
Lingkungan : (++)
Kota : (+)

Tingkat Pengelola
Individual : (o)
Komunal : (++)
Publik : (++)

1.3.3 SALURAN LIMBAH CONDOMINIAL

1.3.3Saluran limbah kondominial (simplified sewer) adalah sebuah jaringan perpipaan air limbah yang dibangun memakai diameter pipa kecil. Pipa ditanam pada kedalaman yang lebih dangkal dan kemiringan yang kecil dibanding saluran limbah konvensional.

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (o)
Lingkungan : (++)
Kota : (+)

Tingkat Pengelola
Individual : (o)
Komunal : (++)
Publik : (++)

1.3.4 SISTEM LIMBAH KONVENSIONAL

1.3.4Saluran limbah konvensional (conventional gravity) adalah jaringan pipa bawah tanah yang besar. Saluran ini mengangkut black water, grey water dan air hujan dari sumbernya (rumahtangga, komersial, dan lain-lain.) ke fasilitas pengolahan terpusat, dengan memakai gaya gravitasi (dan pompa jika perlu).

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (o)
Lingkungan : (+)
Kota : (++)

Tingkat Pengelola
Individual : (o)
Komunal : (+)
Publik : (++)

 

PENGOLAHAN AKHIR SISTEM TERPUSAT

1.4.1 TANGKI IMHOFF

1.4.1Tangki Imhoff dikembangkan untuk memperbaiki dua kekurangan utama dari tangki septik. Tangki Imhoff mencegah padatan yang keluar dari saluran agar tidak tercampur lagi, tapi memungkinkan padatan terurai dalam unit yang sama.

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (o)
Lingkungan : (++)
Kota : (+)

Tingkat Pengelola
Individual : (+)
Komunal : (++)
Publik : (++)

1.4.2 KOLAM STABILISASI

1.4.2Kolam Stabilisasi adalah salah satu metode pengolahan air limbah secara alami. Kolam Stabilisasi adalah kolam tanah buatan yang terdiri dari serangkaian kolam anaerobik, fakultatif, dan kolam maturasi. Kolam ini tergantung kualitas air limbah yang disyaratkan.

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (o)
Lingkungan : (o)
Kota : (++)

Tingkat Pengelola
Individual : (o)
Komunal : (o)
Publik : (++)

1.4.3 ANAEROBIC BAFFLED REACTOR

Anaerobic Baffled Reactor adalah teknologi tangki septik yang lebih maju. Deretan dinding penyekatnya memaksa air limbah mengalir melewatinya. Pengolahan jadi lebih baik karena adanya peningkatan waktu kontak dengan biomassa aktif.

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (o)
Lingkungan : (++)
Kota : (o)

Tingkat Pengelola
Individual : (o)
Komunal : (++)
Publik : (++)

1.4.4 UPFLOW ANAEROBIC SLUDGE BLANKET (UASB)

Reaktor UASB adalah sebuah tangki proses tunggal, di mana air limbah masuk ke reaktor dari dasar dan mengalir ke atas. Saringan sludge blanket tersuspensi mengolah air limbah yang mengalir melewatinya.

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (o)
Lingkungan : (++)
Kota : (++)

Tingkat Pengelola
Individual : (o)
Komunal : (++)
Publik : (++)

1.4.5 ACTIVATED SLUDGE (LUMPUR AKTIF)

Activated Sludge adalah sebuah rangkaian bak reaktor yang menggunakan mikroorganisme aerobik, untuk menguraikan zat organik dalam air limbah dan menghasilkan kualitas efluen yang baik. Untuk memelihara kondisi aerobik dan biomassa aktif konstan, maka diperlukan penyediaan oksigen yang tepat.

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (o)
Lingkungan : (+)
Kota : (++)

Tingkat Pengelola
Individual : (o)
Komunal : (o)
Publik : (++)

1.4.6 ROTATING BIOLOGICAL CONTACTOR (RBC)

Rotating Biological Contactor (RBC) adalah sebuah serial piringan lingkaran yang diputar secara perlahan pada ruangan yang dialiri air limbah, sehingga piringan tenggelam setengah bagian. Piringan dapat dibuat dari bahan polystyrene atau polyvinyl chloride atau polypropylene.

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (o)
Lingkungan : (+)
Kota : (++)

Tingkat Pengelola
Individual : (o)
Komunal : (++)
Publik : (++)

1.4.7 TRICKLING FILTER

1.4.7Trickling Filter adalah lapisan tetap filter biologis yang beroperasi di bawah (hampir) keadaan aerobik. Air limbah dari bak pengendap pendahuluan disebar/ disemprotkan di atas filter. Air bergerak melalui pori-pori filter, lalu zat organik diuraikan oleh biomassa yang menempel pada material filter.

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (o)
Lingkungan : (++)
Kota : (++)

Tingkat Pengelola
Individual : (o)
Komunal : (++)
Publik : (++)

1.4.8 SLUDGE DRYING BEDS

1.4.8Sludge Drying Beds adalah Lapisan lolos air (permeable) sederhana, yang ketika dibebani lumpur, mengumpulkan rembesan air lindi. Lumpur dikeringkan dengan penguapan. Pengurangan cairannya mengurangi volume lumpur sebesar 50%-80%. Namun, lumpur masih belum stabil atau terolah.

Tingkat Aplikasi
Rumah Tangga : (o)
Lingkungan : (o)
Kota : (++)

Tingkat Pengelola
Individual : (o)
Komunal : (o)
Publik : (++)

 

 

Referensi:
Baca Referensi Sistem dan Opsi Teknologi Sanitasi