Walikota Padang Bicara Sanitasi

Walikota Padang Bicara Sanitasi

Pertumbuhan pembangunan infrastruktur serta laju pertumbuhan penduduk di wilayah perkotaan berimbas pada penyempitan lahan terbuka dan timbulnya daerah urban baru yang memerlukan penanganan dan pengendali sanitasi. Walikota Padang, H. Mahyeldi, S.P., menyadari pentingnya persoalan sanitasi menjadi perhatian pemerintah daerah walaupun memiliki keterbatasan fiskal.

“Pemerintah Kota Padang, enam tahun terakhir ini terus berbenah dan fokus dalam pemulihan sektor perekonomian pasca gempa Padang sebagaimana tertuang dalam Revisi RPJMD Kota Padang tahun 2009-2014. Hal ini membuahkan hasil pertumbuhan ekonomi sebesar 6% di tahun 2014, yang melampaui pertumbuhan ekonomi sebelum gempa”, katanya. Pemerintah Kota Padang memang sedang serius pada peningkatan infrastruktur permukiman di kota Padang, dimana sanitasi menjadi salah satu komponen di dalamnya. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya belanja pada SKPD-SKPD teknis penanganan sanitasi.

Ditemui beberapa waktu lalu, saat penyelenggaraan City Sanitation Summit XV dan Rakernas AKKOPSI di kota Padang, Mahyeldi menyampaikan harapannya agar Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi memberikan dukungan berupa alokasi anggaran ke kabupaten/kota dalam bentuk alokasi khusus. Ia juga berharap agar Pemerintah Provinsi mengambil peranan lebih dalam menyukseskan pembangunan sanitasi, bukan hanya Pemerintah Kabupaten/Kota saja yang ada di garda depan. Setidaknya, praktik baik dari Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Jawa Timur dapat dijadikan model pembelajaran yang baik.

“Universal Akses itu memang dituangkan dalam RPJMN 2014-2019. Artinya, baik Pemerintah Provinsi ataupun Pemerintah Kabupaten/Kota harus prioritaskan sanitasi! Di samping itu, sanitasi merupakan kebutuhan dari masyarakat. Perhatikan soal kebersihan, air minum, dan lainnya. Kita baru bisa hasilkan air bersih, tapi belum air minum. Harusnya target kita air minum. Masalah persampahan juga merupakan masalah kota-kota besar di Indonesia saat ini. Kepala Daerah maupun Calon Kepala Daerah harus berani memprioritaskan urusan ini!”, tegasnya.

Pemerintah Kota Padang saat ini telah berkomitmen untuk ikut berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) dalam rangka memperbaiki kualitas sanitasi dan mengejar ketertinggalan dalam perencanaan dan pembangunan sanitasi.

“Visi misi kami di 2014-2019 erat hubungannya dengan sanitasi. Jadi di kota Padang, sanitasi jadi prioritas!”, demikian tutur Mahyeldi [SL]