Nugroho Tri Utomo Raih Satya Lancana Wira Karya

Nugroho Tri Utomo Raih Satya Lancana Wira Karya

Nugroho Tri Utomo Penerima Anugerah Satya Lancana Wirakarya 2015JAKARTA – Bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, kabar gembira datang bagi insan sanitasi Indonesia. Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, melalui Keppres RI Nomor 95/TK/Tahun 2015 tanggal 11 Agustus 2015, menganugerahkan Tanda Kehormatan Satya Lancana Wira Karya kepada mereka yang berprestasi. Salah satunya kepada Nugroho Tri Utomo, Direktur Permukiman dan Perumahan Kementerian PPN/Bappenas sekaligus Ketua Pokja AMPL Nasional.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, Sofyan Djalil, kepada Nugroho Tri Utomo pada peringatan HUT Republik Indonesia ke-70, tanggal 17 Agustus 2015, di Bappenas. Penghargaan Satya Lancana Wira Karya adalah tanda kehormatan yang diberikan sebagai penghargaan atas jasa dan dharma bakti yang besar dari seseorang kepada bangsa dan negara sehingga bisa dijadikan teladan.

Nugroho Tri Utomo dianggap berjasa karena berperan aktif merumuskan kebijakan nasional terkait penyusunan dan pengembangan perencanaan sektor permukiman dan perumahan dan telah berhasil mendorong Pemerintah Daerah memiliki Strategi Sanitasi Kota dan Memorandum Program Sanitasi sebagai panduan praktis dan sistematis dalam membumikan dokumen perencanaan menjadi dokumen rencana aksi investasi pada sektor sanitasi (air limbah, persampahan, dan drainase).

Lulusan University of North Carolina at Chapel Hill Amerika Serikat ini pernah menjabat Kasubdit Air Minum dan Sanitasi pada tahun 2005-2010, setelah itu didaulat menjadi Direktur Permukiman dan Perumahan sekaligus Ketua Pokja AMPL Nasional sejak 2010 hingga saat ini. Ia juga dipercaya sebagai Wakil Presiden Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia. Dengan segudang pengetahuan dan pengalaman dalam bidang sanitasi, Nugroho Tri Utomo tetap rendah hati mengatakan bahwa penghargaan ini bukan semata untuk dirinya. “Ini pengakuan untuk semua pejuang sanitasi, USDP, PMU dan PIU dan semua pegiat sanitasi”, tukasnya mantap [SL/HI]