Belajar dari Kabupaten Aceh Barat

POKJA SEBAGAI MOTOR PENGGERAK


Pembangunan sanitasi di Kabupaten Aceh Barat mengacu pada dokumen SSK/MPS yang telah disusun, seperti: pembangunan tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah, pembangunan instalasi pengolahan limbah terpadu (IPLT), pengadaan alat angkut persampahan, serta kegiatan pemberdayaan seperti pelaksanaan program sanitasi berbasis masyarakat (SANIMAS), dan sebagainya.

Menggerakkan masyarakat

Program PPSP diperkenalkan oleh Bappeda Nanggroe Aceh Darusalam kepada Kabupaten Aceh Barat di tahun 2010. Sejak saat itu, pembangunan sanitasi mulai digaungkan dalam pertemuan-pertemuan resmi.

Saat ini Pokja Sanitasi lebih banyak berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan melalui kegiatan-kegiatan promosi kesehatan dan sosialisasi. Pengetahuan masyarakat tentang sanitasi memang perlu ditingkatkan. Selain sebagai modal sosial agar pembangunan sanitasi benar-benar menyentuh akar rumput, berbagai usulan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan akan sanitasi layak juga bisa dimunculkan masyarakat melalui proses-proses musrenbang.

Menggerakkan SKPD

Anggota Kelompok Kerja (Pokja) Sanitasi berasal dari lintas SKPD. Pokja menjadi wadah bagi mereka untuk berkoordinasi dan bersinergi. Setiap anggota berusaha mengawal kegiatan sektor sanitasi di SKPD masing-masing dengan menjadikan dokumen sanitasi (khususnya MPS) sebagai acuan dalam perencanaan strategis dan rencana kerja. Beberapa usulan diteruskan ke Pemerintah Provinsi dan Pusat.

Keberadaan Pokja sebagai motor penggerak membuat pembangunan sanitasi lebih terarah dan terukur. Dokumen perencanaan sanitasi (BPS, SSK, MPS) dirasa sangat bermanfaat, walaupun Kabupaten Aceh Barat sedikit terlambat menyelesaikannya karena keterbatasan sumberdaya manusia dan kesibukan tiap-tiap anggota Pokja di masing-masing SKPD-K.

Kendala lainnya adalah tidak tersedianya data pendukung serta anggaran untuk penyusunan dokumen. Tetapi setidak-tidaknya, geliat sanitasi di Kabupaten Aceh Barat terus berlangsung dengan digerakkan oleh kerja-kerja Pokja di masyarakat dan di pemerintahan.


Pembelajaran

  • Pokja merupakan motor penggerak pembangunan sanitasi di masyarakat maupun di pemerintah.
  • Perencanaan sanitasi yang dituangkan dalam dokumen sanitasi (BPS, SSK, MPS) merupakan acuan dalam pembangunan sanitasi.